Bagaimana Meningkatkan Performa Laptop yang Sudah Lelet

meningkatkan performa laptop yang sudah lambat
Laptop yang sudah lama digunakan terus-terus pasti performa laptop akan menurun sehingga menyebabkan laptop menjadi lelet. Tentu hal ini, sangat mengganggu apabila aktifitas Anda membutuhkan laptop untuk menyelesaikan tugas sekolah maupun pekerjaan. Misalnya: Anda mendapatkan tugas yang harus diselesaikan dengan waktu singkat, namun ketika menyalakan laptop membutuhkan waktu cukup lama untuk proses booting dan ketika membuka aplikasi juga membutuhkan waktu lama tentu hal ini dapat menghambat pekerjaan Anda.

Pada dasarnya performa laptop yang sudah lelet maupun lemot, dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat menurunkan performa atau kinerja pada laptop sehingga menjadi semakin lambat dalam penggunaan yang sudah lama. Berikut ini faktor-faktor yang dapat membuat performa laptop menurun sehingga menjadi lelet.
  1. Banyaknya Startup atau program yang berjalan secara otomatis, sehingga dapat membebani performa laptop ketika proses booting dan membuat booting menjadi lebih lama.
  2. Sistem operasi telah terinfeksi virus dapat mengganggu kinerja sistem dan membuat sistem menjadi lebih berat. Selain itu, virus juga dapat merusak hardware atau perangkat keras komputer.
  3. Banyaknya file temporary atau file sampah dapat membebani sistem operasi sehingga menurunkan kinerja sistem.
  4. Ruang disk pada sistem secara default (C:) yang telah penuh juga dapat membebani proses booting sistem operasi.
  5. Perangkat keras hard disk yang sudah dalam keadaan yang tidak baik dapat membuat proses "read and write" menjadi lambat dan membuat laptop menjadi lelet.
  6. Kapasitas RAM (Random Access Memory) yang tidak memenuhi kebutuhan dapat membuat lambat ketika menjalankan aplikasi yang membutuhkan ruang penyimpan sementara yang besar.
  7. dan masih banyak faktor lainnya yang dapat membuat performa laptop menjadi lelet.
Apabila Anda sudah mengetahui penyebab mengapa performa pada laptop menurun sehingga menyebabkan lambat maupun lelet. Lalu bagaimana kah caranya untuk meningkatkan performa laptop yang sudah lelet? agar kembali menjadi normal lagi.

Nah, apabila Anda ingin meningkatkan laptop yang sudah mulai lelet karena sudah berusia lama maka saya akan membagikan tips yang bisa Anda ikuti untuk membuat performa laptop menjadi meningkat dan laptop tidak lagi menjadi lambat maupun lelet.

Bagaimana Cara Meningkatkan Performa Laptop yang sudah Lelet, menjadi Lebih Baik dan Kencang.

1. Mengelola Startup
Seperti yang sudah saya tuliskan diatas, bahwa startup atau aplikasi yang berjalan secara otomatis dapat membuat sistem operasi menjadi lambat, ini akan terasa ketika pada proses booting. Sehingga agar booting laptop lebih kencang diperlukan untuk kelola startup mana yang hanya diperbolehkan berjalan otomatis, misalnya antivirus.
  • Pertama silakan buka Task Manager dapat melalui tekan Ctrl + Alt + Del maupun klik kanan pada Taskbar > Task Manager.
  • Setelah terbuka, klik tab Startup kemudian pilih program mana saja yang boleh berjalan secara otomasi.
  • Klik tombol Disable untuk menonaktifkan program startup yang berjalan secara otomatis.
mempercepat proses booting laptop
Catatan: untuk keamanan sistem operasi, pastikan program Antivirus tetap berjalan secara otomatis di laptop.

2. Mode High Performance

Secara deafult, biasanya laptop akan menggunakan Mode Balance yang mana performa laptop telah disesuaikan dengan komsumsi energi. Anda dapat meningkatkan kinerja laptop semaksimal mungkin dengan menggunakan Mode High Performance namun penggunaan energi akan menjadi lebih banyak sehingga baterai sedikit boros.
  1. Control Panel > Hardware and Sound > Power Options.
  2. Setelah berada di Power Options, silakan Anda pilih High Performance.
meningkatkan performa laptop

3. Menghapus Virus dari Laptop

Laptop yang terkena serangan virus berbahaya, juga dapat membuat performa laptop menurun dratis. Hal ini karena virus dapat merusak file sistem operasi yang ada di dalam laptop sehingga sistem mengalami gangguan dan dapat membuat kinerja pada laptop semakin lambat. Selain merusak sistem operasi, virus juga dapat merusak pada bagian perangkat keras laptop.

Maka dari itulah laptop harus memiliki minimal satu aplikasi pembersih virus (antivirus) untuk membasmi virus berbahaya dan mencegah dari serangan virus yang dapat menurunkan performa laptop. Sudah banyak aplikasi antivirus yang bisa Anda gunakan secara gratis maupun berbayar, saya sendiri lebih suka menggunakan antivirus bawaan dari sistem operasi Windows yakni: Windows Defender.

4. Menghapus File Temporary dan Cache

Ketika selesai menggunakan sebuah aplikasi yang ada di dalam laptop, biasanya aplikasi tersebut yang telah digunakan akan meninggalkan file temporary atau cache. File ini sebenarnya cukup berguna, hal ini karena laptop akan mengakses file tersebut terlebih dahulu ketika aplikasi digunakan kembali sehingga prosesnya akan lebih cepat.

Namun, meskipun begitu file temporary dan cache yang menumpuk banyak dapat membuat performa laptop Anda menurun. Ini karena file-file tersebut dapat membebani kinerja sistem operasi sehingga agar performa laptop tetap stabil dan kencang maka sebaiknya Anda menghapusnya. Saya menyarankan untuk menggunakan aplikasi pembersih pada laptop seperti CCleaner.